WELCOME GLOBAL MEDICAL PLAN

WELCOME GLOBAL MEDICAL PLAN

    Dalam perencanaan keuangan keluarga, ada satu kata yang paling ditakutkan oleh...

Nasabah Unit Link Kecewa

Nasabah Unit Link Kecewa

UNIT LINK merupakan produk life insurance yang paling modern dewasa ini. Berbagai...

SIAPA GENERALI ??

SIAPA GENERALI ??

    Sebagai pendatang baru dalam industri asuransi di Indonesia, tentunya...

Telah launching!!! FAMILY PLAN!!

Telah launching!!! FAMILY PLAN!!

Apakah Anda pernah menemui objection semacam ini, ÔÇťApakah di Generali ada produk yang...

Biaya perawatan sakit kritis semakin mahal!!!

Biaya perawatan sakit kritis semakin mahal!!!

Dewasa ini, seperti kita semua ketahui, biaya perawatan sakit kritis semakin mahal....

Produk HeadquartersFinancial

Produk HeadquartersFinancial

Setiap orang tentu ingin meraih kesuksesan dalam bisnis asuransi. Pertanyaannya adalah...

Power of 7

Power of 7

  Dunia industri asuransi di Indonesia tumbuh demikian pesat. Seiring dengan itu...

Program Support System

Program Support System

  Training awal bagi Agen-agen baru, dilakukan setiap hari Sabtu, pk. 09.00 -...

Kunci Sukses Bisnis Asuransi

Kunci Sukses Bisnis Asuransi

    Industri Asuransi Jiwa di Indonesia berkembang demikian pesat. Kalau pada saat...

Mengapa Kebanyakan Agen Gagal?

Mengapa Kebanyakan Agen Gagal?

    Agen tidak / kurang mempunyai ketrampilan menjual. Pada...

Apa Yang Bisa Headquarters Lakukan

Apa Yang Bisa Headquarters Lakukan

  Para leader HEADQUARTERS Financial adalah pelaku bisnis asuransi dengan pengalaman...

  • WELCOME GLOBAL MEDICAL PLAN

    WELCOME GLOBAL MEDICAL PLAN

    Friday, 26 August 2016 07:12
  • Nasabah Unit Link Kecewa

    Nasabah Unit Link Kecewa

    Monday, 27 May 2013 02:14
  • SIAPA GENERALI ??

    SIAPA GENERALI ??

    Thursday, 25 April 2013 04:49
  • Telah launching!!! FAMILY PLAN!!

    Telah launching!!! FAMILY PLAN!!

    Monday, 22 April 2013 07:46
  • Biaya perawatan sakit kritis semakin mahal!!!

    Biaya perawatan sakit kritis semakin mahal!!!

    Monday, 22 April 2013 07:34
  • Produk HeadquartersFinancial

    Produk HeadquartersFinancial

    Wednesday, 24 October 2012 15:00
  • Power of 7

    Power of 7

    Wednesday, 17 October 2012 17:02
  • Program Support System

    Program Support System

    Wednesday, 17 October 2012 08:34
  • Kunci Sukses Bisnis Asuransi

    Kunci Sukses Bisnis Asuransi

    Tuesday, 16 October 2012 19:32
  • Mengapa Kebanyakan Agen Gagal?

    Mengapa Kebanyakan Agen Gagal?

    Tuesday, 16 October 2012 19:10
  • Apa Yang Bisa Headquarters Lakukan

    Apa Yang Bisa Headquarters Lakukan

    Tuesday, 16 October 2012 18:39

New Article Released  " DAFTAR NAMA VERSUS KANVASING "

BEDA APLIKASI TAPI SALING BONCENG
 

Test1234

Test 1234

Live Chat

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Event Calendar

Last month May 2018 Next month
M T W T F S S
week 18 1 2 3 4 5 6
week 19 7 8 9 10 11 12 13
week 20 14 15 16 17 18 19 20
week 21 21 22 23 24 25 26 27
week 22 28 29 30 31
 

Headquarters Financial | Official Site

Mengapa Kebanyakan Agen Gagal?

 

 

1 Agen tidak / kurang mempunyai ketrampilan menjual.
Pada umumnya di beberapa perusahaan asuransi terjadi hal yang ironis. Para agen diajar ketrampilan penjualan oleh para trainer, yang bukan pelaku bisnis. Tanpa bermaksud mengecilkan arti peranan trainer, tentunya akan lebih efektif, bila peran pengajar yang berhubungan dengan skill penjualan dilakukan oleh para leader, yang secara fakta mereka sudah terbukti adalah pelaku di lapangan. Sehingga apa yang diajarkan adalah merupakan pengalaman nyata, aktual, dan bukan sekedar teori. 
2 Agen tidak mempunyai pengetahuan seputar bisnisnya.
Banyak team yang tidak mempunyai meeting berkala yang rutin. Dalih kesulitan mengumpulkan agen karena waktu yang tidak sesuai merupakan alasan utama. Padahal sesungguhnya team leader tidak mempunyai kompetensi untuk menyiapkan materi dan bahan yang akan disampaikan. Kondisi demikian membuat agen tidak mempunyai wawasan dan pengetahuan seputar bisnis yang digelutinya. Hal demikian membuat agen tidak percaya diri ketika masuk dalam proses menangani keberatan nasabah.
3 Agen tidak mempunyai keinginan belajar.
Dengan tidak mempunyai sistematika pengajaran yang baik, membuat agen tidak mempunyai keinginan belajar. Mereka tidak melihat manfaat dari belajar. Yang mereka rasakan adalah belajar itu membosankan. Bahkan ruang training adalah tempat yang paling dihindari.
4 Agen tidak berada atmosfir kompetitif.
Bila Anda berada dalam lintasan orang berjalan lambat, dan gerakan Anda sedikit lebih cepat dari lingkungan Anda, kadang membuat Anda merasa sudah lebih baik. Lain halnya bila lingkungan sekeliling Anda berlari cepat, maka mau tidak mau, Anda tidak ingin berada di barisan belakang. Anda akan berusaha lebih cepat. Demikian juga dengan seorang Agen, bila dalam team dan kantornya, teman teman yang lain melakukan aktivitas yang rendah, maka akan jadi kelihatan aneh bila beraktivitas tinggi. Sebaliknya, bila suasana kantor dan team sudah terbiasa melakukan aktivitas dan pencapaian premi yang tinggi, maka akan melecut semangat untuk bisa mengimbangi atau bahkan melampaui.
5 Agen tidak disiplin.
Kata disiplin adalah kata yang tidak disukai hampir banyak orang. Sehingga banyak leader takut melakukan atau mengajarkan kedisiplinan kepada para Agennya. Menciptakan kebiasaan disiplin banyak ragamnya. Dengan tidak disiplinnya Agen, otomatis sikap dan perilakunya akan menghambat kesuksesannya.
6 Agen tidak mempunyai 'track success.
Dengan tidak adanya track yang menuntun mereka, membuat Agen tidak mempunyai arah dan tujuan Rutinitas melakukan prospek tiap saat, hanya mengejar komisi semata akan membuat mereka cepat jenuh. Ketika mengalami hambatan di lapangan akan membuat mereka cepat putus asa
 

iconnect-1

cfp-2

Generali indonesia-3-5

Headquarters Visitors (Sejak 10 April 2013)

1500050