New Article Released  " INDONESIA LUAR BIASA "

BEDA APLIKASI TAPI SALING BONCENG
 

Test1234

Test 1234

Live Chat

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Event Calendar

Last month September 2018 Next month
M T W T F S S
week 35 1 2
week 36 3 4 5 6 7 8 9
week 37 10 11 12 13 14 15 16
week 38 17 18 19 20 21 22 23
week 39 24 25 26 27 28 29 30
 

SUPPORT SYSTEM Apakah Itu?

 

support-systems

 

Di dalam dunia Multi Level Marketing, kata Support System adalah merupakan kata yang penting. Karena support sistem merupakan bagian yang menghantar kesuksesan mereka. Support sistem dibuat sebagai arahan menuju sukses dan dibuat sedemikian rupa agar semua kesuksesan memiliki blue print. Sehingga tercipta duplikasi dari atas ke bawah. Semua yang dijalankan memiliki satu bahasa. Sehingga jaringan yang direkrut dimanapun berada akan mempunyai cara dan visi yang sama.
Di dalam dunia rekruting dalam Bisnis Asuransi sering perekrut mengucapkan kata Support System. Satu sama lain mengedepankan tentang support sistem yang dimiliki. Namun sejalan dengan pengalaman saya, cukup rancu pengertian atas penggunaan kata support sistem dalam industri asuransi.
Karena di dalam dunia asuransi pada umumnya tidak membuat sebuah support sistem. Mereka hanya mempunyai Training System. Di bisnis asuransi pada umumnya tidak memerlukan seutuhnya yang dinamakan support sistem. Karena pada dasarnya, banyak Leader yang tidak ingin orang orang yang berada di bawahnya naik posisi menyamai dirinya. Para Leader dalam benaknya - semoga tidak salah - tidak ingin orang yang di bawahnya promosi. Mengapa ?
Karena sistem kompensasi di hampir semua asuransi tidak memberikan royalti bisnis pada posisi kesejajaran. Kalaupun ada company yang memberikan, hanya pada level terbatas. Dengan kondisi ini, para pemimpin team tentunya akan merasa rugi bila team yang dibinanya sekarang dalam posisi sejajar dengan dirinya. Mereka secara penghasilan diuntungkan dari team yang secara stuktur berada di bawahnya. Pada situasi ini, Leader lebih suka level yang lebih panjang. Semakin panjang level, akan semakin lama seorang yang di bawahnya bisa menyamai posisinya. Apalagi ditambah dengan persyaratan persyaratan tambahan yang memperumit kenaikan jenjang.
Di sini kerancuan terjadi. Mereka mengatakan support sistem, padahal kenyataan mereka hanya memiliki Training Sistem. Itupun rangkaian training yang dilakukan oleh para trainer yang disediakan oleh company.
Training and Development dari company pada umumnya dibuat untuk mengakomodasi peraturan supaya di dalam pelaksanaannya para agen tidak menyimpang dalam penjualan. Setiap training yang dibuat agar seorang agen baru bisa menjual dan menjelaskan produk dengan benar. Sehingga secara jangka pendek atau panjang, tidak ada nasabah yang menjadi korban akibat kesalahan presentasi seorang agen, yang bisa mengakibatkan tuntutan hukum pada perusahaan. Training yang dibuat untuk leader mengutamakan seorang leader untuk mampu merekrut, membina, memonitor agen agennya agar bisa menjalankan penjualan dengan baik. Dua hal itu yang dibuat, serta dengan segala pengembangan dan variannya. Hanya sebatas itu !!
Training dari perusahaan sama sekali tidak mengajarkan apa itu duplikasi. Atau bicara mengarah cara menuju sukses. Di dalam dunia asuransi disinilah letak miss-sistemnya. Apa maksudnya?
Keterbatasan yang terjadi adalah para trainer dari company bukan pelaku bisnis. Sehingga apa yang diajarkan atau kurikulum yang dibuatnya bukanlah dari pengalaman pribadinya, melainkan hanya text-book semata yang dibacanya. Memang pada beberapa trainer mereka punya pengalaman sebagai agen atau leader di bisnis asuransi. Namun sekali lagi, mereka bukanlah figur yang sukses dalam karier bisnisnya.
(paragraf di atas, sama sekali tidak bermaksud mengecilkan peran seorang trainer).
Training hanya akan memberi pengetahuan dan ketrampilan yang terbatas.
Yang lebih parah lagi, sering seorang leader mengartikan support sistem adalah support finansial. Mereka membiayai perjalanan ke luar kota. Mereka membiayai acara acara. Para Agen tidak perlu membayar apapun. Sekali lagi itu bukan support sistem !! Hal seperti itu malah kontra sistem. Karena tidak bisa diduplikasi. Cara cara seperti itu tidak bisa dilakukan semua lapisan.
Sebuah Support Sistem haruslah dirancang untuk tujuan duplikasi. Jadi terjadi tujuan yang sama, tindakan yang sama, sikap yang sama, dan bisa dilakukan siapa saja.

 

Apakah bisnis kita saat ini membutuhkan support sistem ?
Karena dengan sistem kompensasi royalti 5 generasi, penghasilan terbesar di dapat dari generasi yang ke lima. Makin jauh generasi, makin banyak teamnya. Tanpa support sistem, tidak akan bisa menjangkau ke generasi yang jauh. Kita bisa menjangkau generasi satu dan dua. Namun generasi ke 3 dan seterusnya Anda tidak mudah menjangkaunya. Bahkan banyak yang tidak Anda kenal. Pengajaran yang diberikan pada generasi satu akan sama dengan yang diterima pada generasi lima. Apabila terjadi bias tidak akan menghilangkan prinsip prinsip utama. Bias bisa terjadi pada ranting ranting.
Dan untuk bisa menuju jenjang pasif income seorang pemimpin haruslah melahirkan 7 Pemimpin. Dengan sistem ini, tidak ada pemimpin yang menghambat promosi team di bawahnya. Pemimpin justru menginginkan team di bawahnya bisa segera promosi. Oleh karena itu support sistem adalah bagian yang sangat penting dalam bisnis kita !!
Sistem juga mengakomodasi Anda bisa merekrut level apapun di semua kota di Indonesia. Agen atau leader yang direkrut bisa melakukan aktifitasnya di kantor kantor jaringan yang sudah ada. Di sinilah peran support sistem. Karena bila tanpa ada support sistem, apa yang Anda ajarkan sebagai Leader bisa terjadi berbeda dengan apa yang diajarkan oleh kantor tempat dia bernaung.
Dengan adanya support sistem maka semua bisa mempunyai pandangan dan tindakan yang sama, dimanapun dia berada.
Support sistem memberi tujuan, yang dibagi tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang. Dengan itu dibuatlah kurikulum yang harus dilakukan mencapai tujuan tersebut. Dibuatlah seperangkat tools atau alat kerja yang memudahkan kontrol atas bisnis kita.
Bagaimana cara mendapatkannya? Beli atau gratis ?
Pada dasarnya setiap orang lebih suka semuanya gratis. Namun pengajaran awal seorang dalam bisnis kita adalah mencetak enterpreuner. Seorang wirauusaha pemilik bisnis. Oleh karena itu haruslah mereka bermental pengusaha, yang berani mengeluarkan modal untuk pengembangan bisnisnya. Maka di awal bisnisnya mereka sudah dikenalkan bahwa tidak ada yang gratis dalam pengelolaan bisnis. Pengalaman saya pernah melihat, seorang leader memberi gratis tools awal yang harusnya dibeli oleh seorang agen. Ketika sekelompok Agen keluar pintu kantor, hujan turun. Agen yang membeli tools mengamankan ke dalam tasnya, atau ada yang melindungi dengan tubuhnya agar toolsnya tidak kehujanan. Tapi Agen yang mendapatkan gratis, tools tersebut dipakai untuk menutup kepalanya agar tidak terkena hujan. Agen yang membeli tools tersebut lebih mengamankan apa yang dia beli bahkan lebih daripada tubuhnya sendiri. Karena mereka tahu, bahwa tools itu adalah kunci sukses mereka. Hal di atas bukan mengartikan tools lebih berharga dari tubuh. Namun memberi kita pandangan, bahwa yang gratis tidak akan dihargai.

 

Kalau begitu pengelola support sistem diuntungkan dengan hasil penjualan tools?
Support sistem dikelola oleh beberapa orang key leaders. Yang memikirkan bagaimana support sistem bisa tepat guna, dan makin hari akan terbukti kehandalannya. Dan semua hal yang dilakukan membutuhkan dana. Dana dana pengembangan support sistem didapat dari hasil penjualan tools. Dan bukan dinikmati keuntungan untuk segelintir orang. Hasil penjualan dipergunakan kembali untuk kepentingan proyek supoort sistem. Karena pada dasarnya support sistem bukanlah ajang untuk mendulang keuntungan.

 

Support sistem bukanlah wujud penjualan alat kerja dari tools dan CD. Karena support sistem mengandung spirit dan Roh Bisnis !! Roh Bisnis inilah yang akan selalu membakar semangat untuk mencapai sukses. Roh Bisnis inilah yang membuat 'api' dalam diri yang selalu menyala. Karena support sistem memberi atmosfir positif. Pertemuan pertemuan yang diadakan merupakan ajang tranfer spirit. Yang saling berbagi antara orang yang sudah sukses, menuju sukses dan yang belum sukses. Support sistem membuat orang kembali teringat dengan impiannya. Membangkitkan kembali semangat yang sudah sempat padam.
Untuk itu siapapun Anda, kalau menginginkan bisa menikmati pasif income secara maximal, tidak bisa hanya dengan training sistem. Anda harus menduplikasinya, dan semua itu harus melalui support sistem. Tentunya kalau Anda menginginkan team di jaringan Anda melakukan tindakan sesuai support sistem, maka hal yang pertama yang harus Anda lakukan adalah ANDA BERTINDAK SESUAI SUPPORT SISTEM !!! (HC) This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

 

 

 

 

Headquarters Visitors (Sejak 10 April 2013)

1614527