as jiwa

"Ya bagus sih penghasilannya....tapi ngga ah kalo kerja nawarin asuransi jiwa...karena belum nawarin uda ditolak...."
Ungkapan kata kata di atas memang sering terdengar dari orang yang ditawarin berbisnis asuransi (jiwa). Mereka sudah berkecil hati. Karena belum apa apa mereka sudah mendengar penolakan. Mereka sadar bahwa dari segi penghasilan bisnis asuransi sangat menjanjikan, namun secara harga diri mereka belum siap menerima bila mendapat penolakan dari masyarakat atau calon nasabahnya. Mereka merasa tertolak secara pribadi. Sehingga menyakitkan perasaan mereka ketika calon nasabah tidak mau membeli.

risk

Bicara tentang resiko, adalah sesuatu yang sering dihindari. Kadang memikirkan pun enggan rasanya. Karena resiko berkonotasi negatif. Demikian juga ketika kita membahas tentang keuangan keluarga. Salah satu bagiannya,  selain membahas investasi yang sepertinya melipat gandakan aset. Yang tidak kalah penting adalah memikirkan bagaimana mengelola resiko.

kongsi

Ada mitos yang beredar di masyarakat yang mengatakan bahwa perusahaan keluarga tidak akan bisa bertahan sampai generasi ke tiga. Memang kenyataannya hal itu banyak terjadi. Tapi yang jelas sering kali karena majemen yang tidak solid. Karena beda generasi tentu membedakan jaman dan masalahnya. Dalam perusahaan patungan atau kongsi keadaan bisa lebih sulit lagi. Selain bisnis hancur, hubungan antar keluarga pemegang saham bisa berantakan bahkan saling bermusuhan.

garansi income

Sering bila saya bertanya kepada orang, apa tujuan Anda bekerja? Dipastikan mereka menjawab 'untuk mendapatkan penghasilan' !!
Jadi dasar utama dari perencanaan keuangan adalah income atau penghasilan. Tanpa income maka tidak ada elemen yang lain. Namun ironisnya hanya sedikit orang yang mengerti dan sadar bahwa income harus dilindungi dan bahkan harus dipertahankan dari tahun ke tahun.

Ketika Agen prospek sering mendapatkan keberatan dari nasabah soal keamanan meletakkan uangnya di perusahaan asuransi. Pada umumnya

mereka berpikir bahwa satu satunya tempat yang aman bagi uangnya adalah lembaga bank. Sehingga banyak prospek yang merasa takut menjadi nasabah asuransi, karena takut uangnya hilang atau kekuatiran bila perusahaan asuransi nantinya bangkrut.

hq animasi11

Ruko HR. Muhammad Square Blok C-27
Jl. Raya Darmo Permai II Surabaya
Jawa Timur - Indonesia