New Article Released  " INDONESIA LUAR BIASA "

BEDA APLIKASI TAPI SALING BONCENG
 

Test1234

Test 1234

Live Chat

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Event Calendar

Last month October 2018 Next month
M T W T F S S
week 40 1 2 3 4 5 6 7
week 41 8 9 10 11 12 13 14
week 42 15 16 17 18 19 20 21
week 43 22 23 24 25 26 27 28
week 44 29 30 31
 

APA YANG PENTING DALAM PRESENTASI ?

 

APA YANG PENTING DALAM PRESENTASI

 

Belajar melakukan presentasi tidak akan pernah habis. Perkembangan dalam bisnis ini demikian pesat seiring dengan kemajuan pola pikir masyarakat. Didukung dengan edukasi pasar melalui berbagai media. Baik media tulis, koran, majalah hingga media elektronik, khususnya iklan televisi. Dengan kompetisi antar perusahaan yang selalu bertumbuh dari tahun ke tahun, membuat masyarakat makin mengenal dunia asuransi.
Sekalipun prosentasi pemegang polis asuransi individu di Indonesia masih sangat kecil. Masih berkisar 4% dari penduduk Indonesia. Namun pertumbuhan bisnis asuransi jiwa selalu meningkat sekitar 15 - 20 % pertahun. Seiring dengan itu pertumbuhan jumlah agen makin meningkat. Oleh karena itu saat ini kemampuan melakukan presentasi yang baik sudah merupakan tuntutan agar agen mampu bersaing untuk melakukan consultative selling. Bukan lagi hard selling!!
Sudah bukan jamannya lagi menjual produk asuransi. Melainkan solusi perencanaan keuangan keluarga. Menjual produk asuransi bukan lagi menunjukkan ilustrasi print out yang memperlihatkan angka angka premi dan hasil investasi dalam kurun waktu tertentu. Namun memberikan presentasi tentang manfaat pelimpahan resiko dengan beragam teknik. Bisa dengan rangkaian presentasi open mind. Sampai dengan menggambarkan konsep asuransi dengan sejumlah ilustrasi sesuai kondisi calon nasabah. Semakin banyak materi presentasi yang Anda miliki, akan semakin banyak 'senjata' yang memudahkan Anda ketika melakukan presentasi. Oleh karena timbalah ilmu sebanyak mungkin pada Leader Anda. Dan jangan pernah absen pada setiap acara yang diselenggarakan oleh support system, atau bila ada Leader yang siap melakukan training dan sharing. Datang dan serap ilmunya !! Karena sudah terbukti kejatuhan sesorang dalam bisnis ini adalah kesombongan intelektual. Yang merasa dirinya tidak memerlukan lagi hal hal baru berupa pengetahuan ataupun informasi dalam bisnis ini.

 

SELALU DATANG TEPAT WAKTU
Aturlah waktu Anda sehingga kedatangan Anda sesuai dengan waktu yang disepakati. Bahkan usahakan datang 5 - 10 menit lebih awal. Bila Anda berangkat dengan kendaraan umum, maka perhitungkan waktunya. Jangan pernah Anda beralasan macet di jalan karena terlambat dari waktu yang disepakati. Kecuali Anda terlambat oleh sebab yang tidak bisa Anda kontrol. Semacam ada kecelakaa di jalan yang menyebabkan jalan di tutup. Calon nasabah Anda akan menilai dari bagaimana Anda menghargai waktu. Persoalan prospek Anda yang tidak on time itu bukan urusan Anda. Bila dalam kondisi yang sangat terpaksa Anda tidak bisa tepat waktu, hubungi prospek Anda sedini mungkin, sehingga dia bisa mengatur waktunya dengan keterlambatan Anda. Saya justru sering menunggu di dalam mobil di depan kantor atau rumah prospek dengan datang lebih awal, daripada saya harus terlambat. Justru tersedia waktu yang lebih awal bisa saya pergunakan untuk membuat persiapan lebih matang, di banding harus tergesa gesa karena terlambat. Sekali lagi bagaimana Anda melihat bisnis ini sebagai bisnis besar atau kecil. Dari sanalah akan membentuk tindakan Anda.

 

SEBELUM BERTEMU DENGAN CALON PROSPEK, LAKUKAN PENCARIAN DATA SEHINGGA MEMPUNYAI GAMBARAN TENTANG KEBUTUHANNYA.
Untuk bisa melakukan dengan tepat sasaran, akan lebih baik bila sebelum berjumpa dengan calon nasabah, Anda sudah memiliki data selengkap mungkin tentang profilnya.
Kalaupun di Form Project 100 sudah ada kolom data standar semacam tanggal lahir, alamat, nomer telepon yang bisa dihubungi. Lakukan pencarian data yang lebih detil. Dengan mengetahui pekerjaannya akan memudahkan Anda untuk memperkirakan kisaran penghasilannya. Dengan mengetahui gambaran penghasilannya, maka lebih mudah menawarkan besaran premi atau Uang Pertanggungan. Bila menyulitkan Anda untuk memperkirakan besaran gaji atau penghasilannya, mintalah bantuan leader senior. Demikian juga dengan data keluarganya, jumlah anak, bila memungkinkan tanggal lahir istri atau suami dan anak anaknya, bahkan hobbynya. Semakin banyak yang Anda ketahui, akan mempermudah komunikasi. Dan dengan data yang Anda miliki maka presentasi yang dilakukan akan benar benar seperti ditujukan khusus untuk dirinya. Misalnya dengan mengetahui jumlah anak, bahkan tahu dengan jelas nama anak anaknya, akan membuat presentasi Anda nampak 'hidup'. Dengan mengetahui hobbynya, dalam melakukan pembicaraan awal akan mempermudah menjalin hubungan. Karena pada dasarnya setiap orang akan mudah berkomunikasi bila satu dengan yang lain bisa 'nyambung'. Dan antara Anda dan calon nasabah mempererat jarak sehingga timbul keakraban dan menciptakan benih kepercayaan. Kewaspadaan prospek akan cair bila menganggap Anda bukan orang asing.

 

RAUT WAJAH SEMANGAT DAN SELALU DENGAN KALIMAT PEMBUKA YANG POSITIF.
Yang tidak kalah penting adalah bagaimana menampilkan raut dan aura wajah yang semangat, sehingga calon nasabah ikut terpengaruh dengan semangat Anda. Selama dalam perjalanan menuju tempat prospekting buatlah sebuah skenario positif. Pikirkan situasi dan suasana prospekting yang lancar, bahkan happy ending. Kesalahan agen biasanya justru memikirkan dan membayangkan situasi negatif dan kegagalan. Semuanya itu menimbulkan ketakutan, dan tentu saja akan mempengaruh raut wajah dan gerak tubuh.
Bayangkan sebuah pertemuan yang menyenangkan. Di awali dengan perjumpaan dan saling berjabat tangan dengan erat. Genggaman Anda harus menunjukkan kepercayaan diri. Belajar untuk menggenggam dengan pas, artinya tidak terlalu erat tanpa menyakitkan dan tidak terlalu lembek. Bagi Agen wanita jangan ragu melakukan gemgaman profesional. Bukan dengan jabat tangan sentuhan. Karena dari jabat tangan calon nasabah bisa menilai tingkat profesional Anda. Berikan senyum terbaik Anda ketika jabat tangan, dengan kontak mata yang selalu terjaga. Dari mata akan terasa tingkat keramahan dan kejujuran Anda. Ketidak beranian menatap mata sepertinya akan melakukan sesuatu yang akan memanipulasi. Dan jaga senyuman Anda dua detik lebih lama daripada senyum calon nasabah Anda. Terlalu cepat menghentikan senyuman akan mengurangi keramahan Anda. Setiap imajinasi positif yang Anda ciptakan akan berpengaruh pada raut wajah pada awal pertemuan.

 

CARI TEMPAT YANG PALING NYAMAN UNTUK MELAKUKAN PRESENTASI.
Bila pertemuan di lakukan di rumah atau di kantor prospek, maka tidak ada pilihan bagi Anda untuk menentukan posisi waktu presentasi. Karena posisi Anda akan ditentukan tuan rumah. Namun bila pertemuan dilakukan di tempat umum, misalnya cafe atau resto, maka Anda mempunyai kesempatan untuk menentukan posisi yang paling efektif. Dengan catatan Anda datang lebih awal dari kedatangan prospek Anda. Posisi yang mempunyai pandangan terbatas sehingga meminimalkan gangguan, berikan pada prospek Anda. Sehingga ketika Anda melakukan presentasi, prospek akan konsentasi kepada Anda dan materi Anda. Sehingga tidak banyak gangguan pandangan di hadapan prospek. Biasanya posisi ini menghadap dinding ruangan. Dalam setiap presentasi tidak cukup dengan perkataan, namun akan lebih menggigit bila juga dengan menulis atau menggambar untuk ilustrasi tertentu. Dan bila Anda menulis dengan tangan kanan, posisi prospek di sebelah kanan Anda, yang memudahkan melihat tulisan tangan Anda.
Penggunaan tulisan huruf kapital dengan jelas, rapi, dan cepat. Oleh karena itu diperlukan latihan menulis untuk memperoleh hasil presentasi yang bagus.
Khusus untuk tulisan, bila pada kondisi Anda melakukan presentasi di kantor prospek. Dan posisi berhadapan, maka diperlukan kemampuan menulis huruf kapital terbalik, agar memudahkan prospek untuk membacanya. Bila Anda belum menguasai, lakukan latihan pada waktu senggang Anda. Latihan untuk mendapatkan tulisan huruf terbalik dengan rapi dan cepat. Karena menulis dengan huruf terbalik namun hasilnya jelek malah akan merusak pandangan prospek.

 

BAHASA TUBUH SELAMA PRESENTASI
Selama presentasi berlangsung bahasa tubuh Anda harus tetap terjaga. Sikap antusias dan semangat akan terlihat dari sikap tubuh Anda. Jangan pernah menyandarkan seluruh tubuh Anda ketika duduk sekalipun sofa yang Anda duduki sangat nyaman. Sikap cenderung condong ke depan akan lebih baik, karena otomatis suara Anda akan lebih semangat. Dalam melakukan komunikasi kontak mata harus tetap terjalin. Tatap mata prospek dengan tatapan normal, bukan tajam, dan berhenti sejenak ketika kalimat Anda membutuhkan konfirmasi persetujuan dari prospek.
Selaras dengan bahasa tubuh adalah bagaimana Anda menyesuaikan intonasi suara dan ekspresi. Bila kalimat yang Anda ucapkan mengisyaratkan situasi yang menyedihkan maka intonasi Anda harus sesuai dengan makna yang terkandung. Dalam melakukan presentasi ada saat kita mengucapkan kata kata tentang kematian, meninggal, tutup usia, kecelakaan. Untuk mengucapkan kata ini maka intonasi harus datar dan cenderung perlahan. Para Agen profesional bukan hanya berbicara dengan kalimat, namun harus bicara dengan ungkapan hati. Bahkan ketika mengungkapkan kesedihan, raut wajah benar benar mengungkapkan hal itu. Para agen pemula menggunakan materi presentasi yang sama namun dalam penjiwaannya sangat berbeda. Karena agen pemula hanya menghafalkan skrip tanpa berusaha menjiwai. Sekali lagi presentasi penjualan asuransi haruslah bisa menyentuh perasaan dan hati prospek. Bukan logika penerimaan manfaat hidup berupa angka angka hasil investasi.

 

Banyak Agen yang sangat bagus dalam melakukan presentasi, namun tidak banyak menghasilkan closing. Mengapa demikian ?
Karena mereka adalah Agen yang baik hati. Yang selalu memberi waktu prospek untuk berpikir. Dan menunggu prospek yang berinisiatif untuk membeli. Mereka akan merasa bersalah bila 'memaksa' nasabah prospek untuk langsung mengambil keputusan saat setelah presentasi. Dan merekapun pulang dengan keberhasilan presentasi yang baik, namun pulang dengan tangan hampa!! Saya tidak berharap itu Anda. (HC) This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

 

 

 

Headquarters Visitors (Sejak 10 April 2013)

1639574