70

Countries Worldwide

1830

Formed Since

55

Office in Indonesia

11000 +

Indonesian Agent

85%

Creativity

70%

Design

67%

Vision

78%

Innovation

MCI

Dewasa ini, seperti kita semua ketahui, biaya perawatan sakit kritis semakin mahal. Jika terkena resiko penyakit, seperti serangan jantung, stroke, kanker, dan sebagainya, dipastikan akan menghabiskan dana di kantong kita. Biasanya besarnya bervariasi, mulai jutaan, puluhan juta, bahkan ratusan juta, hingga milyaran.

 

Saya memiliki teman, yang sekarang dia juga menjadi seorang agent asuransi, dulu sebelum dia memutuskan untuk terjun dalam bisnis asuransi, dia dan suaminya adalah seorang pengusaha karton yang sangat kaya. Mereka memiliki pabrik dan skala bisnis yang bisa dikatakan cukup besar. Pada saat itu, kondisi mereka berdua sehat, dan ketika ada yang menawarkan produk asuransi, hamper dipastikan mereka selalu menolak. Sampai pada satu saat, suami teman saya mengalami sakit kritis dan koma. Sebagai seorang istri, tentunya dia akan mempertahankan suaminya sekuat tenaga. Segala cara dilakukan untuk menyembuhkan sang suami. Tanpa terasa proses pengobatan terus dilakukan dan biaya terus berjalan. Hingga pada akhirnya pabrik karton mereka pun harus dijual untuk menutup biaya pengobatan yang ada. Ironisnya, yang maha kuasa berkata lain, suami dari teman saya tidak dapat bertahan dan tetap dipanggil ke rumah Bapa. Teman saya, dengan tabah tetap melanjutkan hidupnya dengan menanggung 4 orang anak. Pada saat itulah akhirnya dia memutuskan menjadi seorang agent asuransi, dengan harapan orang lain tidak mengalami permasalahan yang dia alami. Seandainya waktu itu dia dan suaminya memutuskan untuk membeli asuransi, mungkin kondisi yang ada berbeda.

 

Menjawab kebutuhan itu, industri asuransi mengeluarkan rider yang disebut Critical Illness, rider ini bertujuan untuk memberikan proteksi financial apabila Tertanggung mengalami salah satu dari penyakit kritis. Rider ini memiliki uang pertanggungan yang akan dibayarkan secara lump sum (sekaligus) kepada Tertanggung ketika terdiagnosa sakit kritis.

 

Tujuan dari rider Critical Illness ini baik, namun dengan perkembangan waktu, ternyata rider ini memiliki keterbatasan, yaitu rider ini baru bisa diklaim jika Tertanggung mengalami sakit kritis stadium akhir. Jadi jika Tertanggung mengalami sakit kritis stadium awal, tidak akan ada klaim yang dibayarkan. Hal ini menciptakan image bahwa rider ini ternyata kurang berguna, karena menunggu nasabah kita sakit parah terlebih dahulu baru terbayar.

 

Dengan adanya fenomena tersebut, Generali Indonesia kembali mempersembahkan sebuah Rider untuk mengcover sakit kritis yang dinamakan dengan MULTI STAGE CRITICAL ILLNESS (MCI). Apa keistimewaan rider ini? Rider MCI ini akan memberikan pembayaran klaim kepada Tertanggung, meskinpun sakit kritis yang dialami Tertanggung masih berada di tahap awal. Sakit kritis di rider MCI ini dibagi menjadi 3 tahap, yaitu Tahap Awal, Tahap Menengah, dan Tahap Lanjutan dengan total pembayaran Uang Pertanggungan sebesar 200%. Selain itu, rider ini juga dilengkapi dengan masa perlindungan yang PANJANG, hingga usia 85 tahun.

 

Dahsyat bukan?? Jika Anda ingin mengetahui lebih detil mengenail rider ini, segera kontak Leader Anda untuk jadual training terdekat.

 

Sukses untuk Anda!! (PS)

New Article Released

"ASURANSI ADALAH PENGALIHAN RESIKO, BAGAIMANA DENGAN UNIT LINK ??"   

    SEMAKIN SEMPURNA!! FITUR TERBARU UNTUK ARMS, BOUNCE BACK!!! Satu fitur lagi yang membuat Automatic...

Setiap orang tentu ingin meraih kesuksesan dalam bisnis asuransi. Pertanyaannya adalah bagaimana caranya? Program...

  Dunia industri asuransi di Indonesia tumbuh demikian pesat. Seiring dengan itu penambahan jumlah agen...

    Industri Asuransi Jiwa di Indonesia berkembang demikian pesat. Kalau pada saat yang lalu, profesi...

hq animasi11

Jl. Diponegoro no.215 Surabaya Jawa Timur 60264 Indonesia